Kamis, 21 Agustus 2014

Karena Cantik Bukan Milik Publik

Sepertinya memang benar kalau majang foto di social media yang meskipun nggak berbau hal-hal negatif perlu dipikir ulang-ulang. Mengupload foto yang mungkin niat kita hanya sebagai mengabadikan momen-momen bahagia jadi dipersalahgunakan tentunya nggak kita pengenin kan? Nah loo ada yang nyuri foto-foto kamu untuk kepentingan lain. Astaghfirullah, sebagai seorang wanita muslim emang kewajibannya menjaga diri dari fitnah meskipun kita sudah menghindarinya lalu ada pihak yang bermain-main di belakang dengan mencuri foto-foto. Lalu menurutmu untuk apa? Ya kalo kayak gini mungkin benar kata seorang teman di akun twitter yang bilang kalau “Kecantikan itu bukan konsumsi publik, sewajarnya kecantikan hanya untuk suami saja”. Nah lo, cantik pun bisa menimbulkan fitnah kan? Meskipun kita sudah berjaga diri dan tidak berniat mengundang maksiat masih juga ada yang jail. Astaghfirullah kalo begini brati kita juga kecipratan dosa dong? Ighfirlanaa. Ya setidaknya kejadian seperti demikian menjadi cambuk bukan hanya untuk saya, namun juga untuk para wanita di sana. Iya ada hikmahnya untuk pribadi sendiri siih, semakin meyakinkan diri untuk menutup aurat lebih matang. Semakin malu kalau berpakaian biasa saja bisa menimbulkan fitnah. Ya Allah lindungi selalu hamba, dan tuntunlah selalu untuk memperbaiki diri menutup aurat dengan sempurna meski tak mungkin sepenuhnya sempurna. Pelajaran moral kalo di public jangan sembarangan share foto narsis yak. Boleh pajang tapi tau porsi agar tidak menimbulkan fitnah ;)